Enzim Katalase



Mengenal Enzim Katalase
Enzim katalase berguna untuk mencegah akumulasi peroksida dan melindungi organel seluler dan jaringan dari kerusakan oleh peroksida, yaitu zat yang terus diproduksi oleh berbagai reaksi metabolik.
Enzim katalase merupakan enzim yang mengkatalisis reaksi di mana hidrogen peroksida diurai menjadi air dan oksigen. Senyawa hidrogen peroksida ini merupakan salah satu produk uraian dari setiap sel yang menggunakan oksigen sebagai sumber energi dalam proses metabolisme. Enzim katalase ini ada di dalam tubuh tiap organisme yang menggunakan oksigen. Pada mamalia, seperti manusia, enzim ini terutama ditemukan di hati.
Enzim katalase sudah dimanfaatkan dalam berbagai keperluan. Pada industri makanan, enzim katalase dikombinasikan dengan enzim lain untuk mengawetkan bahan makanan. Enzim ini juga diberdayakan dalam pembuatan minuman dan makanan tertentu. Tak hanya itu, enzim katalase juga digunakan untuk memecah hidrogen peroksida dalam air limbah.
Selain berbagai manfaat di atas, enzim katalase turut berperan dalam bidang kesehatan manusia. Misalnya dalam proses terciptanya uban, memecah alkohol yang ada dalam tubuh, dan memperlambat kerusakan sel pada penyakit tertentu seperti multiple sclerosis. Dalam aktivitas biologi, sel enzim ini diduga berperan pula dalam mekanisme inflamasi, apoptosis (kematian sel), penuaan (aging), dan kanker.

Pengamatan Kerja Enzim Katalase
Alat dan bahan
1.       Tabung reaksi dan rak
2.       Ekstraks Hati,Kentang dan Apel
3.       NaOH
4.       HCl
5.       Lidi
6.       Korek api
7.       Peroksida
8.       Lampu bunsen
9.       Gelas kimia
10.   Tissue
11.  Mortar


Tahap persiapan.


Perhatikan video ini!




Langkah-langkah Uji Enzim Katalase



Tabel Hasil Pengujian 


No.
Tabung
Hati
kentang
Apel
Ket.
Gelembung
Bara api
Gelembung
Bara api
Gelembung
Bara api
1.
Netral







2.
Asam(+HCl)







3.
Basa(+NaOH)









Keterangan :
Banyak sekali    =   +++
Banyak              =   ++
Sedikit               =   +
Tidak ada          =   --


Pembahasan :
  1. Pada perlakuan manakah pembentukan gelembung paling banyak? Mengapa demikian?
    Pada ekstak hati dan H2O2, karena di dalam hati mengandung enzim katalase yang berguna untuk menetralkan racun dimana hanya dapat bekerja optimal pada ph netral. Sedangkan pada campuran hati dengan NaOH dan HCl tidak akn menghasilkan gelembung yang terlalu banyak, karena pH larutan menjadi basa dan asam.
  2. Gas apakah yang terbentuk pada reaksi tersebut?
    Gas O
    2, karena ekstrak hati yang ditambah H2O2, akan menimbulkan gelembung gas O2. Apabila bara api ditempatkan ke dalam tabung reaksi tersebut, bara api akan menyala dan membuktikan bahwa reaksi pembakaran tadi menghasilkan O
  3. Bagaimana keadaan bara api pada tiap-tiap tabung reaksi? Mengapa demikian?
    Pada tabung 1 : Saat bara api dimasukkan ke dalamnya nyala api membara. Hal ini berarti banyak gas oksigen (O
    2) yang dihasilkan sebagai akibat dari proses penguraian hidrogen peroksida (H2O2) oleh enzim katalase.
    Pada tabung 2 : Saat bara api dimasukkan ke dalamnya nyala api redup. Hal ini membuktikan bahwa enzim katalase tidak dapat bekerja secara optimal dalam kondisi terlalu basa.
    Pada tabung 3 : Saat dimasukkan bara api ke dalamnya nyala api redup. Hal ini menunjukkan bahwa enzim katalase tidak dapat bekerja secara optimal dalam kondisi terlalu asam.
  4. Faktor apakah yang memengaruhi kerja enzim katalase? Jelaskan berdasarkan hasil percobaan!
    Suhu: ..........
    pH   : ..........
  5. Berdasarkan percobaan tersebut, apa peran hati dalam tubuh?



Kesimpulan :.....


SHARE ON:

Hello guys, I'm Tien Tran, a freelance web designer and Wordpress nerd. Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque laudantium, totam rem aperiam, eaque ipsa quae.

    Blogger Comment

0 komentar:

Posting Komentar