Home
Archive for
Maret 2020
Ekosistem 1
EKOSISTEM 1
Ekologi
·
Komponen
ekosistem
·
Aliran
energi
·
Daur
biogeokimia.
·
Interaksi dalam ekosistem
Ekosistem merupakan penggabungan dari setiap unit biosistem yang melibatkan interaksi timbal balik antara organisme dan lingkungan fisik sehingga aliran energi menuju kepada suatu struktur biotik tertentu dan terjadi suatu siklus materi antara organisme dan anorganisme. Matahari sebagai sumber dari semua energi yang ada.
Perhatikan Video ini :
LINK wikipedia:
Komponen Ekosistem
Perhatikan Video ini :
Perhatikan Rantai makanan ini:
Tingkatan Trofi
LINK wikipedia:
https://id.wikipedia.org/wiki/Ekosistem
Proses terjadinya hujan
Silahkan mencari siklus yang lainnya;
1.Siklus Nitrogen
2.Siklus Sulfur
·
Kompetisi
·
Amensalisme
·
Komensalisme
·
Mutualisme
·
Parasitisme
·
Obligat versus fakultatif
Lihat link ini :
https://id.wikipedia.org/wiki/Simbiosis
Macam-macam Ekosistem Darat
Hal Yang Menjadi Penting
Perhatikan (tumbuhan) yang mendominasi😮
Perhatikan curah hujannya😮
Siklus air /Hidrologi
Simak Video :Proses terjadinya hujan
Siklus Fosor
Siklus Karbon dan Oksigen
Silahkan mencari siklus yang lainnya;
1.Siklus Nitrogen
2.Siklus Sulfur
Ekosistem 2
Buatlah definisi :
·
Netralisme
·
Kompetisi
·
Amensalisme
·
Komensalisme
·
Mutualisme
·
Parasitisme
·
Obligat versus fakultatif
·
Simbiosis
https://id.wikipedia.org/wiki/Simbiosis
Piramida Ekologi
Penjelasannya lihat:
Macam-macam Ekosistem Darat
Hal Yang Menjadi Penting
Perhatikan (tumbuhan) yang mendominasi😮
Perhatikan curah hujannya😮
Perhatikan hewannya😮
Ekosistem Perairan
komponen ekosistem air
Pembagian Zona Perairan
SISTEM REPRODUKSI MANUSIA
Salah satu ciri mahluk hidup yaitu,Reproduksi (berkembang biak).
Tujuannya adalah melestarikan species (jenis dari kepunahan).
Spesies manusia yang memiliki jumlah kromosom 46 Kromosom atau 23 pasang (diploid) ,terdiri dari 22 pasang Kromosom tubuh (Autosom) dan 1 pasang Kromosom sex (gonosom).Pada kromosom sex (gonosom) inilah yang membedakan laki-laki dengan perempuan.
Kariotipe:22 AA + XY Kariotipe: 22 AA + XX
Kromosom manusia Jumlahnya tetap dari generasi ke generasi disebabkan pada saat pembentukan gamet (Gametogenesis) terjadi proses Meiosis. Gametogenesis pada pria disebut Spermatogenesis peristiwa ini berlangsung di Testis.Sedangkan pada wanita disebut Oogenesis yang terjadi di Ovarium.
Tujuannya adalah melestarikan species (jenis dari kepunahan).
Spesies manusia yang memiliki jumlah kromosom 46 Kromosom atau 23 pasang (diploid) ,terdiri dari 22 pasang Kromosom tubuh (Autosom) dan 1 pasang Kromosom sex (gonosom).Pada kromosom sex (gonosom) inilah yang membedakan laki-laki dengan perempuan.
Kariotipe:22 AA + XY Kariotipe: 22 AA + XX
Kromosom manusia Jumlahnya tetap dari generasi ke generasi disebabkan pada saat pembentukan gamet (Gametogenesis) terjadi proses Meiosis. Gametogenesis pada pria disebut Spermatogenesis peristiwa ini berlangsung di Testis.Sedangkan pada wanita disebut Oogenesis yang terjadi di Ovarium.
Enzim Katalase
Mengenal Enzim
Katalase
Enzim katalase berguna untuk mencegah akumulasi
peroksida dan melindungi organel seluler dan jaringan dari kerusakan oleh
peroksida, yaitu zat yang terus diproduksi oleh berbagai reaksi metabolik.
Enzim
katalase merupakan enzim yang mengkatalisis reaksi di mana hidrogen peroksida
diurai menjadi air dan oksigen. Senyawa hidrogen peroksida ini merupakan salah
satu produk uraian dari setiap sel yang menggunakan oksigen sebagai sumber
energi dalam proses metabolisme. Enzim katalase ini ada di dalam tubuh tiap
organisme yang menggunakan oksigen. Pada mamalia, seperti manusia, enzim ini
terutama ditemukan di hati.
Enzim
katalase sudah dimanfaatkan dalam berbagai keperluan. Pada industri makanan,
enzim katalase dikombinasikan dengan enzim lain untuk mengawetkan bahan
makanan. Enzim ini juga diberdayakan dalam pembuatan minuman dan makanan
tertentu. Tak hanya itu, enzim katalase juga digunakan untuk memecah hidrogen
peroksida dalam air limbah.
Selain berbagai manfaat di atas, enzim katalase
turut berperan dalam bidang kesehatan manusia. Misalnya dalam proses
terciptanya uban, memecah alkohol yang ada dalam tubuh, dan memperlambat
kerusakan sel pada penyakit tertentu seperti multiple sclerosis. Dalam
aktivitas biologi, sel enzim ini diduga berperan pula dalam mekanisme
inflamasi, apoptosis (kematian sel), penuaan (aging), dan kanker.
Pengamatan
Kerja Enzim Katalase
Alat
dan bahan
1. Tabung reaksi dan rak
2. Ekstraks Hati,Kentang dan Apel
3. NaOH
4. HCl
5. Lidi
6. Korek api
7. Peroksida
8. Lampu bunsen
9. Gelas kimia
10. Tissue
11. Mortar
11. Mortar
Tahap persiapan.
No.
|
Tabung
|
Hati
|
kentang
|
Apel
|
Ket.
|
|||
Gelembung
|
Bara api
|
Gelembung
|
Bara api
|
Gelembung
|
Bara api
|
|||
1.
|
Netral
|
|||||||
2.
|
Asam(+HCl)
|
|||||||
3.
|
Basa(+NaOH)
|
|||||||
Keterangan :
Banyak sekali = +++
Banyak = ++
Sedikit = +
Tidak ada = --
Banyak sekali = +++
Banyak = ++
Sedikit = +
Tidak ada = --
Pembahasan :
- Pada perlakuan manakah
pembentukan gelembung paling banyak? Mengapa demikian?
Pada ekstak hati dan H2O2, karena di dalam hati mengandung enzim katalase yang berguna untuk menetralkan racun dimana hanya dapat bekerja optimal pada ph netral. Sedangkan pada campuran hati dengan NaOH dan HCl tidak akn menghasilkan gelembung yang terlalu banyak, karena pH larutan menjadi basa dan asam. - Gas apakah yang terbentuk pada
reaksi tersebut?
Gas O2, karena ekstrak hati yang ditambah H2O2, akan menimbulkan gelembung gas O2. Apabila bara api ditempatkan ke dalam tabung reaksi tersebut, bara api akan menyala dan membuktikan bahwa reaksi pembakaran tadi menghasilkan O - Bagaimana keadaan bara api pada
tiap-tiap tabung reaksi? Mengapa demikian?
Pada tabung 1 : Saat bara api dimasukkan ke dalamnya nyala api membara. Hal ini berarti banyak gas oksigen (O2) yang dihasilkan sebagai akibat dari proses penguraian hidrogen peroksida (H2O2) oleh enzim katalase.
Pada tabung 2 : Saat bara api dimasukkan ke dalamnya nyala api redup. Hal ini membuktikan bahwa enzim katalase tidak dapat bekerja secara optimal dalam kondisi terlalu basa.
Pada tabung 3 : Saat dimasukkan bara api ke dalamnya nyala api redup. Hal ini menunjukkan bahwa enzim katalase tidak dapat bekerja secara optimal dalam kondisi terlalu asam. - Faktor apakah yang memengaruhi
kerja enzim katalase? Jelaskan berdasarkan hasil percobaan!
Suhu: ..........
pH : .......... - Berdasarkan percobaan tersebut, apa peran hati dalam tubuh?
Kesimpulan :.....
KESIMPULAN MATERI SISTEM PEREDARAN DARAH MANUSIA.
SILAHKAN DI SIMAK
SILAHKAN DI SIMAK
Metabolisme
Energi Dalam Sel Hidup
Mengapa kita dapat melakukan gerak, seperti pada video di bawah ini.
Ini memerlukan energi yang bersumber dari bahan makanan yang kita makan.Bagaimana prosesnya itulah yang kita sebut dengan Katabolisme.
PENGERTIAN KATABOLISME
Katabolisme adalah reaksi penguraian senyawa kompleks menjadi senyawa yang lebih sederhana dengan bantuan enzim.
INVERTEBRATA(Hewan tdk bertulang belakang)
Pengertian Invertebrata
Invertebrata merupakan hewan yang tidak memiliki tulang belakang atau ruas-ruas tulang belakang atau tulang-tulang lain di dalam badannya. Ada yang memiliki badan yang lunak dan ada yang memiliki kulit keras melindungi badan. Rangka yang membangun tubuh dari beberapa hewan invertebrata ialah rangka luar. Maksudnya rangka hewan invertebrata tersebut berada pada bagian luar tubuh invertebrata. Rangka luar ini berfungsi sebagai pembentuk serta pelindung tubuh hewan invertebrata yang umumnya bertubuh lunak.
Berdasarkan jenis simetri tubuhnya
Dengan berdasarkan jenis simetri tubuhnya, Invertebrata ini dapat
dibedakan menjadi dua yaitu
1). kelompok hewan bersimetri radial
Disebut dengan hewan bersimetri radial sebab tubuhnya itu bisa
dipotong menjadi 2 bagian yang simetris dengan melalui lebih dari satu bidang(arah). Oleh sebab itu, tubuh hewan yang
bersimetri radial itu umumnya berbentuk silindris atau juga membulat.
2). kelompok hewan bersimetri bilateral
Disebut sebagai hewan bersimetri bilateral sebab tubuhnya itu bisa
dipotong menjadi dua bagian yang simetris hanya dengan melalui satu bidang(arah). Oleh karena itu, tubuh hewan
yang bersimetri bilateral ini umumnya bisa dipotong menghasilkan dua bagian
yang simetris dari arah kepala (cephal) terus ke arah ekor (caudal) dan juga
bidang tersebut berdiri atau vertikal artinya dari arah atas (superior) serta
ke arah bawah (inferior).
Berdasarkan tingkat perkembangan lapisan tubuhnya
Dengan berdasarkan
tingkat perkembangan lapisan tubuhnya, Invertebrata tersebut dibagi menjadi dua
jenis yaitu.
1). Diploblastik
Hewan diploblastik ini
mempunyai dua (2) lapisan tubuh, yaitu endodermis (dalam) dan ektodermis
(luar), misalnya Porifera dan Cnidaria.
2). Triploblastik
Dengan berdasarkan ada
tidaknya rongga tubuh (selom), hewan triploblastik ini dibagi menjadi 3 macam
yaitu.
a). Triploblastik Aselomata
Hewan-hewan
triploblastik aselo-mata memiliki tiga lapisan tubuh (ektodermis, mesodermis
dan endo-dermis) dan tidak memiliki rongga tubuh, contohnya seperti
Platyhelminthes (cacing pipih).
b). Triploblastik Pseudoselomata
Hewan-hewan pada
golongan ini mempunyai tiga (3) lapisan tubuh (ektodermis. mesodermis dan juga
endodermis) yang memiliki rongga dalam saluran tubuh. Contohnya seperti
Nemathelminthes.
c). Triploblastik Selomata
Hewan-hewan
triploblastik selo¬mata ini memiliki tiga lapisan tubuh (ektodermis, mesodermis
dan juga endo¬dermis) dan juga mempunyai rongga tubuh yang terisi oleh cairan
dan juga ada peng- gantung organ (yang dinamai dengan mesenteron contohnya
seperti Annelida, Mollusca, Arthro- poda, Echinodermata dan juga Chordau (hewan
bertulang belakang).
MARI KITA BAHAS SATU PERSATU FILUM INVERTEBRATA
Ada 8 filum dalam klafisikasi
avertebrata yaitu:
·
Annelida
·
Mollusca
·
Porifera
Porifera
Klasifikasi porifera :
Berdasarkan saluran airnya :
- Askonoid : spongosol dan lingkungan luar dihubungkan oleh saluran tak bercabang
- Sikonoid : spongosol dan lingkungan luar dihubungkan oleh saluran yang bercabang
- Leukonoid : spongosol dan lingkungan luar dihubungkan oleh saluran becabang yang memiliki rongga berflagellum
CALCAREA
- Memiliki spikula yang tersusun dari CaCO3 / Kalsium karbonat
- Saluran airnya askonoid / sikonoid / leukonoid
- Warnanya pucat
- Contoh : Sycon, Clathrina, Leucettusa lancifer
HEXATINELLIDA
- Hexactinellida / hyalospongiae (hyalos : kaca, hexa = 6)
- Memiliki spikula yang tersusun dari silica, berbentuk bintang segi enam
- Saluran airnya sikonoid
- Contoh : Euplectella, Pheronemma
DEMOSPONGIA
- Demospongiae (demo = tebal):
- Rangka terbuat dari serabut spongin(jenis protein kolagen)
- Saluran airnya leukonoid/ Rhagon
- Berpigmen (berwarna)
- Memiliki anggota terbanyak
- Contoh : Spongia, Hippospongia, Niphates digitalis
Langganan:
Postingan
(
Atom
)











